Pages

Senin, 14 Maret 2011

Membentuk Kemandirian Indonesia Melalui Kemajuan Teknologi Informasi

Tidak dapat kita pungkiri bahwa dunia kini sedang bergerak dengan kecepatan yang tidak pernah terbayangkan pada masa-masa sebelumnya di waktu lampau. Saat ini, kita bisa dengan mudah menerima berbagai informasi yang ada di belahan bumi lain hanya dalam waktu sepersekian detik, segala kemajuan di bidang teknologi telah mengantarkan manusia pada tingkat dimana segala kebutuhan dapat dipenuhi hanya dengan duduk santai sembari melihat ke dalam monitor computer.

Teknologi informasi seakan merebak bagai virus yang sulit dikendalikan persebarannya. Jika dulu kita hanya mendapati personal computer hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan, maka sekarang keberadaannya telah sampai ke dalam rumah-rumah, bahkan dalam setiap kamar terdapat satu personal computer. Kemajuan yang pesat ini akan semakin merajalela karena keberadaan teknologi informasi tidak akan pernah terhapus dari pola kebutuhan manusia, bahkan grafiknya meningkat dari waktu ke waktu.

Terlebih lagi Indonesia, negara dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa ini merupakan pasar yang sangat besar dan menguntungkan bagi industry teknologi informasi. Segala jenis hasil industry dari luar negeri bisa kita temukan di negeri ini, mulai dari produk buatan Jepang, Korea, Cina hingga Amerika berjejalan dan melimpah ruah berada di setiap toko elektronik di Indonesia.

Kenyataan ini menyadarkan kita akan budaya konsumtif yang dimiliki oleh bangsa ini. Namun sangat disayangkan karena budaya konsumtif sebagian besar warga tidak diimbangi dengan asupan produk dalam negeri sehingga yang terjadi kemudian adalah melimpahnya arus pendapatan yang mengalir ke luar negeri, sementara negeri kita sendiri masih berkutat mempermasalahkan tingkat pendapatan yang kurang bahkan devisit.

Perlu ada langkah strategis yang dilakukan pemerintah dalam menindaklanjuti potensi besar ini. Kesadaran akan tingginya kebutuhan terhadap penggunaan teknologi informasi harus diimbangi dengan kemandirian bangsa dalam mengelola segala sumber yang ada. Maka yang harus dilakukan oleh bangsa ini adalah memulai untuk berani tampil sebagai Negara yang berani menyuplai segala kebutuhan sendiri. Karena kalau kita mau berhitung, besar manfaat yang akan diperoleh oleh bangsa Indonesia, jika sedikitnya 20% saja dari barang impor yang ada kita alihkan untuk pemenuhan barang-barang pribumi, artinya 20% dari bermilyar-milyar rupiah yang akan masuk dan bergulir di dalam Negara secara terus-menerus.

0 komentar: